Sembako SAHARA

Stabilkan Pasokan Pangan Lewat Kolaborasi Posko Pangan

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyebutkan, dalam menjaga pasokan pangan agar tetap stabil, dibutuhkan keterlibatan sejumlah kelompok masyarakat. Termasuk meningkatkan distribusi dalam pola rantai pasok pangan hingga menjangkau ke titik terdekat konsumen, dan menciptakan stabilitas harga pangan.

Hal tersebut disampaikan Arief dalam peresmian Posko Pangan Serentak. Kestabilan pasokan pangan, disebut Arief akan membuat inflasi terjaga.

Oleh karena itu, Arief meminta agar stakeholder terkait, komunitas, dan UMKM yang bergerak di sektor pangan bisa saling bersinergi.

“Sinergi sejumlah stakeholder ini memegang peran penting dalam rantai distribusi pangan yang merata dan terjangkau hingga ke titik terdekat dari konsumen,” kata Arief dalam keterangan resminya, Jumat (8/9).

Dilansir dari Antara, Posko pangan merupakan warung yang menjual sembako dengan harga relatif murah ketimbang harga pasar. Posko Pangan diselenggarakan oleh Kementerian Perekonomian, Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi), Sahabat Usaha Rakyat (SAHARA) dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, yang diselenggarakan di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

Ia pun mengapresiasi pergerakan Posko Pangan Serentak yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pangan. Ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam program stabilisasi pasokan dan harga pangan dalam rangka pengendalian inflasi sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

“Saya berharap ini bisa terus dikembangkan, terus diperluas karena semakin banyak yang terlibat semakin baik, apalagi jika harganya bersaing. Semakin besar buying power-nya, maka harga semakin baik, dan tentunya jangkauan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan semakin luas,” ucap Arief.

Lebih lanjut, Ketua Umum Inkowapi Sharmila Yahya mengatakan, Posko Pangan ini dibangun dan digerakkan sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak. Keterlibatan Inkowapi sebagai bentuk nyata program perempuan peduli pangan dalam menjawab ketahanan pangan.

Sharmila mengaku, kondisi harga pangan yang saat ini yang cukup fluktuatif telah memberikan tantangan tersendiri bagi UMKM sektor pangan dalam mempertahankan usaha.

“Tentu dukungan pemerintah sangat diperlukan. Kami berharap, Posko Pangan ini menjadi kekuatan perekonomian ke depan,” tutur Sharmila.

Sebagai informasi, hingga sekarang, sekitar 5 ribu Posko Pangan tersebar di wilayah DKI Jakarta. Ke depannya, menurut Sharmila, Posko Pangan ini akan terus dikembangkan hingga mencapai target 1 posko di setiap desa atau kelurahan di seluruh Indonesia.

Walikota Jakarta Selatan, Munjirin yang turut hadir dalam peresmian tersebut, mendukung sepenuhnya upaya UMKM di sektor pangan untuk terus berkembang. Dukungan ini diberikan salah satunya melalui sinergi bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) untuk meregistrasi UMKM lewat aplikasi Myjaksel sebagai wadah bagi pengembangan usaha UMKM.

“Hingga saat ini sudah ada sekitar 10 ribuan yang teregistrasi melalui aplikasi tersebut. Ini menjadi sarana yang kita lakukan untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui fasilitas pembiayaan, edukasi, pemasaran, hingga perluasan jaringan usaha,” ucap Munjirin.
sumber : https://www.validnews.id/ekonomi/stabilkan-pasokan-pangan-lewat-kolaborasi-posko-pangan
Download aplikasinya sekarang
PT. Savindo Karya Perdana

Bellagio Boutiqe Mall UG 27-28 Jl. Mega Kuningan Barat KAV. E.4.3, Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950

Cabang: Jl. Dewi Sartika No. 290 RT 007/004 Kel. Cawang Kec Kramajati, Jakarta Timur 13630

info@sembakosahara.com

Telepon, 081315332693

Telepon, 08111320155

Download aplikasinya sekarang