Beranda / Artikel / Posko Pangan Serentak Nasional Kembali Diresmikan, Warga Antusias
Posko Pangan Serentak Nasional Kembali Diresmikan, Warga Antusias
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) bersama Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) dan Sahabat Usaha Rakyat (Sahara), kembali meresmikan Posko Pangan Serentak Nasional, di Pancoran Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2023). Kehadiran Posko Pangan tersebut didukung oleh Kementerian Koordinator Perekonomian.
Ketua Umum Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) Sharmila Yahya mengatakan dari 100 ribu warung yang dikelola oleh perempuan, akan kita resmikan.
“Ini merupakan batch kedua yang kita resmikan. Batch yang pertama dilakukan di Jakarta Pusat. Peresmian Posko Pangan Serentak Nasional ini sebagai wujud dari kerjasama yang Kita lakukan dengan Kemenko Perekonomian, tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim. Posko Pangan Serentak Nasional kita lakukan di seluruh Indonesia,” ujar Sharmila, Jumat (8/9/2023).
Sharmila Yahya, yang juga founder Sahara (Sahabat Usaha Rakyat) mengatakan untuk Indonesia barat, sudah lima provinsi. Yakni Aceh, Sumut, Jambi, Pekanbaru dan Bengkulu. Untuk Indonesia tengah, dari Banten sampai Bali. Tinggal Banten, ini akan kita lakukan nanti.
“Indonesia timur, masih belum, mudah-mudahan Bapanas bisa bantu sosialisasi. Kita juga sinergi dengan pemerintah, supaya mudah-mudahan pangan kita bisa merata di seluruh Indonesia,” jelas Sharmila.
Lebih lanjut ia mengatakan, ada 10 macam bahan pokok yang dijual kita siapkan di Posko Pangan Nasional. Yakni, beras, minyak goreng, tepung terigu, gula, telur ayam, daging ayam, daging sapi, daging kerbau, bawang dan cabai.
“Mudah-mudahan nanti kita bisa kerjasama dengan Bapanas untuk suplai di seluruh Indonesia. Jadi ada satu posko pangan di setiap kelurahan atau desa di seluruh Indonesia,” jelas Sharmila.
Dalam acara tersebut, Sharmila juga memberikan bantuan barang dagangan kepada Sulastri. Juga alat freezer (pendingin).
Sementara itu, Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid mengucapkan selamat atas peresmian Posko Pangan. Kadin Indonesia bersama Inkowapi dan Sahara membantu 100 ribu perempuan pemilik warung untuk keluar dari kemiskinan ekstrim.
“Kami berikan pelatihan-pelatihan. Warung-warung bertransformasi menjadi posko pangan. Adanya Posko Pangan harga yang dijual sesuai HET. Sehingga harganya dapat terjangkau oleh masyarakat Indonesia,” ujarnya dalam sambutannya melalui zoom meeting
Arsjad menambahkan, adanya Posko Pangan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan produk pangan sesuai Harga Eceran Tertinggi.
“Dengan kualitas terbaik dan pasokan yang terjaga dan berkesinambungan. Keberadaan posko pangan dapat membantu mensejahterakan masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengapresiasi adanya Posko Pangan. Ia berpesan agar produk yang dijual diberikan label harga.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Ferry Irawan mengatakan untuk program percepatan kemiskinan ekstrim kita dapat program pemberdayaan. Bekerja sama dengan K/L juga swasta, salah satunya Inkowapi.
“Posko Pangan Nasional batch 1 dan 2 sudah diresmikan, ada Bapanas, kalau perluasan di kawasan timur akan sangat bagus,” ujarnya.
Walikota Jakarta Selatan Munjirin juga mengapresiasi kehadiran Posko Pangan Nasional di wilayahnya.
Kehadiran Posko Pangan Nasional di kawasan Pancoran Jakarta Selatan, disambut antusias warga. Sebab produk yang dijual tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi.
Antusias warga semakin tinggi, paska peresmian Posko Pangan Nasional. Warga langsung beramai-ramai membeli kebutuhan pokok di posko tersebut.
Pasalnya pada hari peresmian, Jumat (8/9/2023) diberikan diskon harga yang cukup besar. Masyarakat terbantu untuk mendapatkan kebutuhan pokok yang mudah dan murah.